berbahasa jepang

Maret 6, 2008

demam berdarah

Filed under: belajar, berita, Blogroll, budaya, share, Uncategorized — javanese @ 3:18 am

Pada tulisan kali ini saya akan memaparkan tentang demam berdarah, kenapa? karena tiga minggu lalu saya mengalaminya dan rasanya tidak enak, semoga rekan-rekan tidak mengalaminya.

Demam Berdarah ternyata berbeda dengan Demam Berdarah biasa. demam berdarah belum ada obatnya oleh karena itu harus dijaga keseimbangan cairan dalam tubuh penderita agar bisa sehat kembali. sebenarnya yang terpenting adalah, asupan cairan. Dan bukan hanya jus jambu, tapi segala cairan seperti air putih, kaldu, jus, susu. Namun ada saran dari beberapa teman bahwa cairan yang berwarna merah/coklat tua lebih baik dihindari, dengan alasan jika muntah bisa menimbulkan kekeliruan karena bisa dianggap darah, dan ini akan membingungkan dokter yang mendiagnosa, dan bisa salah memberikan obat. Sebenarnya sudah banyak mitos atau apalah namanya yang beredar luas di masyarakat bahwa jus jambu bagus untuk menyembuhkan demam berdarah, padahal belum tentu, tapi pada saat dirawat, saya sering sekali (banyak) minum jus jambu yang dibawakan oleh penjenguk, karena kalu tidak diminum tidak ada yang mau minum padahal enak.

Pada intinya demam berdarah adalah mengentalnya darah. Dan yang diperiksa laboratorium terutama trombosit dan hematokrit (jumlah pengentalan darah) Biasanya 37-45 %, tergantung dari jenis kelamin dan umur. Dengan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, pengentalan darah itu tidak akan terjadi. Dan trombosit yang turun secara otomatis dalam hari ketujuh dan sekitarnya, akan kembali.

Perbedaan dengan demam berdarah dengue, adalah, pembuluh darah jadi bolong-bolong. Dan trombosit bertindak untuk menambal kebocoran itu, yang semakin lama semakin banyak. ini berbahaya sekali. Selain infus, harus juga ditranfusi darah untuk mengganti darah yang ‘merembes’ keluar, dan kalau sudah tahap tertentu harus ditranfusi trombosit. Bukan darah umum, tetapi hanya unsur trombosit.

Pasien harus bed rest. Banyak minum juga tetapi tidak banyak pup, padahal sulit untuk menahan tidak pup. Nah ini hati-hati karena cairannya diserap oleh darah di pembuluh yang bocor itu. Jadi, yang sangat berbahaya adalah Demam Berdarah Dengue. Maka kalau oleh dokter didiagnosa Demam Berdarah tapi disuruh pulang, berarti itu hanya Demam Berdarah biasa. Minum saja sebanyak-banyaknya, apapun itu.

zaenal

2 Komentar »

  1. Untuk mengurangi kekentalan darah, kita harus banyak minum. Tidak hanya trombosit dan hematokrit yang harus diperhatikan tapi juga leukosit. Leukosit bila rendah artinya daya tahan tubuh berkurang. Biasanya bila leukositnya bertambah (naik) maka trombositpun akan naik. Pasien akan diijinkan pulang bila trombositnya mencapai 90.000 tentunya setelah mencapai titik terendah. Bila trombosit mencapai 10.000 si pasien akan menerima transfusi darah.
    Untuk mencegah terjadinya DB, kita harus waspada bila panas tubuh kita mencapai 40 C dan naik turun (demam) selama satu hari dan sudah diberi obat tidak juga turun panasnya. Segeralah bawa ke dokter dan minta periksa darah minimal 2 (dua) kali dengan jarak waktu 12 jam (sebelum minum obat dan sesudah minum obat) untuk mengetahui jumlah trombosit, leukosit dan hematokrit. Dan jangan menganggap remeh dengan kondisi panas tubuh. Waspadalah !!!

    Komentar oleh cenya95 — Juli 17, 2008 @ 5:37 am

  2. Gw udah pernah kena. Terlambat sech nie postingannya, udah sehat baru gw baca.🙂. Mas udah di tukar linknya..Thx ya

    Komentar oleh gambarindu — Juli 28, 2008 @ 2:16 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: